Tuesday, 17 January 2012

Puisi: Bisikan Si Para-Para

Bisikan hati si para-para buat si pari-pari..
Baca pelan-pelan, jangan gelojoh, fahami hayati intisari tersirat puisi ini.. 



Puisi l Bisikan Sang Para-Para


Dikau sinis memandang aku kerna aku seorang pria,
Dikau mencemuh aku kerna dibayangi memori duka,
Aku tidak sama,
Tidak sama seperti dia,
Menghukum, mencemuh walau aku bukan dia,


Dikau pari-pari, aku sang para-para,
Dikau punya hati, ku juga punyai jiwa,
Manakan sama semua walau sama jantina,
Lain hati lain jiwa,


Cukup sudah kau dihantui,
Kenangan menusuk sanubari,
Mencipta tohmahan mengukir benci,
Terhadap para-para berjantina lelaki,


Cukup juga sinis kau memandang kami,
Memandang yang hitam menujah seorang lelaki,
Kami lelaki bukan semua begini,
Waspada kau menilik dinihari,


Bukalah lembaran baru wahai pari-pari,
Bukalah hatimu sekali lagi,
Dengan langkah hati-hati,
Pandang penuh dengan mata hati,
Agar tiada kecewa lagi,


Yang Ikhlas,
Pelakar Bisikan Hati


Nota Muka Bulu:
Entri ini autopost ye, Kalau suke, Sile like ye,
Kome semue, jangan risau ye, Seminggu je aku takde,
Balik je aku singgah kome yang komen-komen ye... :)

Related Posts : Dambaan hati, love poems, para-para, pari-pari, pelakar bisikan hati, Puisi

5 comments:

Iffah Afeefah said...

rajen wt puisi

rajen autopost

rajen hilang haha

cik Kartun said...

macam lirik lagu plak dahh.. :)

nazz said...

kalau kat sekolah cikgu bagi full mark nii...hehe..

Original CikTeddy said...

wah..suke3 =)

fadh leyanie said...

itu dia sang para-para berbicara,
penuh kata-kata,
banyak makna,
agar dia tidak kecewa lagi.

legitimate friends

Paparan terbaik dari bloggers!

CERITAS BUSUKS!
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...